Halo Ibu S

 Halo ibu S,

Perkenalkan saya orang yang sudah ibu tuduh merusak rumah tangga ibu. Ya setahu saya, rumah tangga ibu sudah rusak saat saya kenal aa. Mohon maaf kalau infonya hanya sepihak.

Saya mau minta maaf sudah membuat ibu dan keluarga ibu sakit hati. Mohon maaf sebesar-besarnya. 

Perlu saya jelaskan bahwa apa yang anda tuduhkan kepada saya tentang ingin menguasai harta, itu sama sekali tidak benar. Saya berfoya-foya dengan aa terus juga tidak benar. Bahkan saya harus mebayar tiket saya sendiri saat ke Padang, saya harus membeli handphone saya dengan memotong uang belanja saya serta saya mebayar sendiri keperluan2 saya pribadi bersama anak saya. Jadi kalau ibu menganggap saya gila harta, saya tegaskan bahwa saya pulang tidak membawa harta aa sepeser pun. 

Kedua toko sudah saya siapakan manajemennya agar nanti mudah ibu teruskan atau anak ibu teruskan. Dari awal, itu misi saya. 

Soal aa menganggap ibu seperti babu, itu masa lalu. mohon dilihat usaha aa untuk jadi suami dan ayah yang lebih baik. mohon dibantu, bukan malah disumpah serapah dan dijauhi. ibu sendiri yang bilang kalau aa tersesat. Kalau benar sayang, rangkul dia... sayangi.. bukan tambah dijauhi. Ibu terlalu cemburu, ya mungkin itu bentuk sayang ibu. Tapi gengsi banget buat mengalah. Sama2 ga mau mengalah. Saya tidak menyalahkan ibu, mungkin ibu sudah bosan diperlakukan seperti itu. Tapi kalau ibu masih sayang sama beliau, beliau juga sudah minta maaf berkali-kali, saya tau... Cobalah beri beliau kesempatan. 

Momen ini mungkin akan berat karena saya masih ada di sini.. Jadi saya putuskan untuk pergi. Ibu dan aa harus sering2 obrol, sharing... baik2 lagi. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Egoisnya laki-laki, fitrah?

Mengais Cinta

23 Agustus 22